Skip to content

Podomoro City

Januari 4, 2009
Podomoro City

Podomoro City

Agung Podomoro Group (APG) melalui anak usahanya, PT Tiara Metropolitan Jaya, meluncurkan proyek Central Park Office Tower di kompleks Central Park, Jakarta Barat. Nilai investasi Central Park mencapai Rp 2,8 triliun.

“Gedung perkantoran ini dibangun vertikal 40 lantai dengan luas keseluruhan 80 ribu m², tetapi luas area yang dipasarkan sekitar 60 ribu m². Proyek ini ditargetkan selesai dibangun Oktober 2010 dan beroperasi awal 2011,” kata Ferdinand Boedi Poerwoko, chief executive officer (CEO) Central Park, di Jakarta, Kamis (6/12).

Ferdinand menjelaskan, tidak seluruh lantai gedung bertingkat itu dipakai sebagai ruang kantor, tetapi hanya 36 lantai. Empat lantai bagian bawah gedung digunakan sebagai podium yang menyatu dengan mal. Gedung ini merupakan pionir gedung perkantoran di wilayah Jakarta Barat. Ia berharap, Central Park Office Tower di kompleks Central Park (CPOT) akan menjadi landmark atau ikon baru di Jakarta Barat.

Lahan Podomoro City

Lahan Podomoro City

General Manager Sales & Marketing APG Safira Sakina menambahkan, pihaknya menawarkan harga jual ruang perkantoran yang cukup kompetitif, yakni mulai dari Rp 13 juta per m². Sedangkan tarif sewa ditetapkan mulai dari Rp 90 ribu per m² per bulan.

“Saat ini sudah terjual 3.700 m², sekitar 3.200 m² dibeli oleh PT Power Telecom. Service charge yang kami kenakan bagi pembeli yang closing tahun ini berkisar Rp 40 ribu per m² per bulan,” ujar Safira.

Safira menerangkan, CPOT menawarkan alternatif lokasi usaha yang lebih baik. Selain itu, lanjut dia, APG berniat mengedukasi para pengusaha dan pedagang di Jakarta Barat yang biasa memilih rumah toko (ruko) atau rumah kantor (rukan) untuk beralih ke gedung perkantoran yang lebih modern, berfasilitas lengkap, dan memiliki nilai gengsi yang tinggi.

Pembangunan Konstruksi Podomoro City

Pembangunan Konstruksi Podomoro City

Pengamat properti Soewito Santoso menilai, wilayah Jakarta Barat masih merupakan area yang menjanjikan untuk dikembangkan menjadi kawasan bisnis. Menurut dia, banyak pengusaha yang bermukim di kawasan Kebon Jeruk, Puri Indah, dan sekitarnya sehingga memberikan peluang berkembangnya sentral bisnis baru.

“Upaya APG membangun gedung perkantoran merupakan terobosan dalam penataan wilayah Jakarta Barat,” jelas dia.

President Director Power Telecom Dicky Tjorosaputro mengatakan, perusahaannya berminat membeli lahan di gedung perkantoran tersebut karena lokasinya yang strategis. “Sebagai gedung perkantoran pertama di Jakarta Barat, hal ini akan lebih dikenal oleh masyarakat dan klien kami,” ujar Dicky.

Kawasan Central Park merupakan bagian dari megaproyek Podomoro City yang digarap APG seluas 21 hektare. Ferdinand mengungkapkan, jika telah jadi secara keseluruhan, total nilai Podomoro City ditaksir mencapai Rp 7,35 triliun.

Saat ini, proyek yang telah dibangun di Podomoro City antara lain apartemen Mediterania Garden Residences, Mediterania Garden 2, Royal Mediterania Garden, dan Garden Shopping Arcade.

Sedangkan di Central Park, nantinya terdiri atas gedung perkantoran, mal, hotel skala internasional, dan tiga menara apartemen. Desain Central Park dipercayakan kepada DP Architects Pte Ltd.

3 Komentar leave one →
  1. HERI PURWANTO permalink
    Februari 4, 2010 4:40 am

    wooow 1000x the great at place ?

  2. Maret 19, 2010 4:23 am

    Senengnya kalau bisa tinggal di Superblok terbaik di Indonesia ini!🙂

  3. Michelle permalink
    November 11, 2010 10:45 am

    waw ..
    keren !!😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: