Skip to content

Gandaria City

Januari 26, 2010

Pengembang Pakuwon Group seperti ingin membuktikan bahwa pembangunan superblok Gandaria City tak terpengaruh krisis global. Buktinya, Pakuwon mampu merampungkan pembangunan tahap akhir alias topping off mal di kompleks superblok tersebut, Kamis (12/3).

Dengan hasil itu, Pakuwon kini tinggal fokus membangun apartemen dan gedung perkantoran di dalam area yang sama. Rencananya, apartemen tersebut akan berdiri di atas mal.

Pakuwon memperkirakan, pembangunan apartemen ini akan rampung pada 2010. “Kami akan mengebut pengerjaan Gandaria City,” kata Direktur Utama Pakuwon Group Stefanus Ridwan kemarin.

Di kawasan tersebut, Pakuwon juga akan membangun fasilitas penghubung berupa terowongan dari luar ke kompleks superblok, dan akan melebarkan jalan sekitarnya hingga 12 meter. “Dana pembangunan dan pelebaran jalan itu sudah termasuk dalam dana pembangunan sekitar Rp 2,1 triliun,” kata Stefanus.

Pembangunan Gandaria City ini mendapat tantangan berat dari krisis keuangan global. Makanya, Pakuwon sempat melakukan konsolidasi internal untuk menghitung ulang pembangunan proyek ini. “Pada bulan November-Desember 2008 kami sempat menghitung ulang dana yang kami miliki,” ujar Stefanus.

Untungnya, proyek masih bisa berjalan. Pakuwon mengklaim tidak ada masalah sama sekali dengan kontraktor. Saat ini, mereka tetap fokus menyelesaikan proyek ini.

Sejauh ini, penjualan apartemen dua menara berkapasitas 600 unit di Gandaria City sudah mencapai 70 persen. Harga jualnya mulai Rp 600 juta sampai Rp 3 miliar per unit.

Direktur Eksekutif Cushman and Wakefield Handa Sulaiman mengatakan, pilihan membeli apartemen di Gandaria City cukup tepat. Sebagai perbandingan, saat ini harga apartemen Boulevard di Singapura yang sekelas Gandaria City sudah jauh lebih mahal. “Sudah tepat keputusan untuk membeli di Gandaria City. Sebab, harga jualnya dipatok ketika harga-harga bahan bangunan belum naik,” ungkap Handa.

Namun, jika niat membeli apartemen hanya untuk investasi, prospeknya belum terlihat hingga akhir tahun 2009. Sebab, dalam beberapa waktu ke depan harga jualnya diperkirakan belum akan naik.

Handa mengatakan, harga apartemen akan stagnan lantaran masih ada krisis global. Meski begitu, harga jual dapat merangkak naik dalam kurun waktu dua tahun mendatang ketika ekonomi mulai pulih. “Saya belum memperkirakan persentase kenaikan karena perlu perhitungan matang,” ungkapnya.

2 Komentar leave one →
  1. ir. Cecillia Tamara Nugroho permalink
    Februari 3, 2010 3:31 am

    Apakah di Komplek Gandaria City masih ada tempat usaha/ruko letak di hoek dg luas min 150 s.d max 300 yg dijual? kalau ada tolong infokan saya ke email saya. Tolong secepatnya, sebab ada klien saya yg butuh cepat & harus sgra beroperasi restonya pada bulan April. trima kasih. Salam, Cecile-.

  2. Desember 31, 2010 3:36 am

    Gandaria City bukan dari Podomoro Group ya? Kirain yang belakangnya City itu Podomoro Group.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: