Skip to content

Kuningan City

Januari 26, 2010

kuningancity2lv7.jpg

Masterplan yang di canangkan oleh Pemprov DKI Jakarta untuk merubah jalan Prof. DR. Satrio sepanjang 1,6 kilometer menjadi The New Landmark Of Orchard Road disambut baik oleh para pengembang.

Mendukung terlaksananya rencana pemerintah untuk mengikuti langkah negara tetangga seperti Singapura. Sebuah pedestrian modern akan menyentuh Jakarta dalam 5 tahun ke depan.

Pengembang yang telah siap mendukung rencana tersebut adalah Kuningan City. Proyek yang baru saja dijalankan sekitar pertengahan 2008 ini telah siap menyambut rencana pemerintah menjadikan kawasan ini sebagai kawasan international shoping belt.

Konsep yang disuguhkan oleh Kuningan City adalah Mix Used Development. Maklum, kawasan ini termasuk koridor unggulan di wilayah segi tiga emas, Jakarta yang prestise.

Untuk itulah Kuningan City melakukan berbagai inovasi terhadap lingkungan apartement termasuk kepeduliannya terhadap lingkungan yang asri nan hijau. Kuningan City juga rencananya akan membangun sebuah aparteman yang sangat peduli terhadap penghuninya dan juga masyarakat disekitarnya.

“Denpasar Residence sudah terjual 70 persen dari stok yang ada,” kata Eddy Mumin selaku CEO PT Arah Sejahtera Saranapada peluncuran penjualan Ubud Tower di Marketing Gallery Kuningan City Jakarta, beberapa waktu lalu.

Pada kesempatan yang sama PT Arah Sejahtera Sarana melakukan penandatanganan kerja sama dengan PT Adhi Karya Tbk sebagai kontraktor utama dan dengan Bank Rakyat Indonesia dalam hal pembiayaan kredit pemilikan apartemen (KPA).

Penandatanganan dilakukan keduabelah pihak di Marketing Office Kuningan City oleh Eddy Mumin, Chief Executive Officer PT Arah Sejahtera Abadi (pengembang Kuningan City) dan BRI oleh Joice F. Rosandi, Kepala Divisi Kredit Konsumer BRI.

foreversummervd6.jpg

JakartaKuninganCity6.jpg image by seejakarta

Menurut Eddy, pihaknya menjalin kerja sama mutualisme dengan beberapa bank ternama Indonesia untuk meningkatkan angka pengambilan KPA melalui bank. Selain dengan BRI, PT Arah Sejahtera Abadi juga mengandeng PT Bank CIMB Niaga Tbk (dulu Bank Lippo), Bank Permata dan Bank Panin.

Apartemen Denpasar Residences dibangun diatas areal seluas 90.926 meter persegi (m²), dengan rencana total luas bangunan 384.000 m² termasuk areal parkir, yang terdiri dari dua menara (tower) setinggi 31 lantai, yakni tower Ubud dan tower Kintamani, dengan kapasitas total mencapai 936 unit apartemen.

Rencana awalnya, pada kuartal I 2008 akan dibangun sebuah menara apartemen, yaitu menara Kintamani. Sedangkan menara kedua akan dibangun pada akhir 2008.Sementara itu, pembangunan mal diharapkan selesai pada kuartal IV-2009, disusul penyelesaian pembangunan perkantoran diharapkan selesai pada kuartal ketiga 2010.

Apartemen di Kuningan City dipasarkan mulai dari Rp 700 jutaan untuk tipe satu kamar tidur, hingga Rp 2 miliar untuk tipe dua tempat tidur. Pada waktu peluncurannya, unit apartemen tipe satu kamar tidur dengan luas antara 45m2- 54 m2 dijual mulai dari Rp 600 jutaan.

Sedangkan untuk tipe dua tempat tidur dengan luas antara 65m2-80m2 dijual dengan harga mulai dari Rp 800 juta Rp 1,2 miliar. Untuk apartemen dengan tiga tempat tidur dengan luas antara 114m2-125m2 dijual dengan kisaran harga Rp 1,6 miliar-Rp 1,9 miliar. [musa/foto:istimewa]

2 Komentar leave one →
  1. Arden permalink
    November 26, 2010 6:02 am

    Jadi yang akan dikembangkan kawasan komersilnya atau pedestriannya neh? atau konsep pedestrian itu hanya untuk menarik pengunjung saja dan nantinya tidak ada kelanjutannya? dan itu terjadi hanya di kuningan city doank?jadi klo sdah kluar kawasan itu, para pejalan kaki akan mengalami penumpukan dunk?haha..lcu juga jadinya…dan 1 lagi yang paling krusial tema ” The New Landmark of Orchard Road ” itu bagi saya sangat aneh. Ini Indonesia, mengapa temanya harus dengan membanggakan negara lain?meniru orchard itu akan sangat baik jika memang benar akan terwujud, tpi yah tidak perlu pake tema sperti itu kan?

  2. Arden permalink
    November 26, 2010 6:06 am

    Jadi yang akan dikembangkan kawasan komersilnya atau pedestriannya neh? atau konsep pedestrian itu hanya untuk menarik pengunjung saja dan nantinya tidak ada kelanjutannya? dan itu terjadi hanya di kuningan city doank?jadi klo sdah kluar kawasan itu, para pejalan kaki akan mengalami penumpukan dunk?haha..lcu juga jadinya…dan 1 lagi yang paling krusial tema ” The New Landmark of Orchard Road ” itu bagi saya sangat aneh. Ini Indonesia, mengapa temanya harus dengan membanggakan negara lain?meniru orchard itu akan sangat baik jika memang benar akan terwujud, tpi yah tidak perlu pake tema sperti itu kan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: